Biografi Tokoh

pada suatu hari…

Posted in hati ku bilang by igel on Februari 2, 2009

eagle

Pada suatu hari ketika aku melihat sebuah kejanggalan dalam hidup. Ketika hati berteriak, apa yang terlintas dalam benak tidak sesuai dengan kenyataan. Mencoba tersenyum tapi bibir rasanya berat untuk mengembang. Hidup memang tidak adil rontak dalam hatiku ketika itu. Aku merasa menjadi orang baik, suka menolong tapi nasib baik tak juga berpihak kepadaku dan seakan menjauh meninggalkanku.

Tapi pada suatu hari kepalaku rasanya seperti dijitak sebuah kekuatan yang tak nampak. Kesadaranku serasa dikoyak justru oleh kenyataan yang kuanggap tidak adil terhadapku. Ya, aku rumongso ning ora ngrumangsani, sadar tapi tidak menyadari apa yang aku peroleh teramat banyak untuk disyukuri. Bodohnya diri ini ketika ternyata masih banyak insan yang lebih jauh merasakan ketidak adilan hidup (dalam bahasa bodohku).

Pada suatu hari, ketika aku melihat sekelilingku yang tersirat maupun yang tersurat, pelan-pelan membuka mataku. Ku lihat orang mengais-ngais dalam sampah, ada yang memasang tampang memelas meminta sekeping dua keping uang atau yang berdasi yang lagi pusing memikiran hutang yang jumlahnya berkarung-karung (karena susah ngitungnya). Semantara aku? Memikirkan bagaimana menambah pundi-pundi tabungan buat esok. Hmmm betapa tamaknya aku.

Dan pada suatu hari akupun lunglai karena penyesalan, karena teriakan, rutukan, umpatan yang tidak pada tempatnya. Sebagian orang memang merasa hidup tidak adil buatnya. Tapi bagaimana dengan sebagaian yang lain? Hidup tidak harus dirutuki,dimaki,diumpat karena hidup adalah bagaimana kita menyikapinya. Terus bersyukur adalah cara terindah yang harus dilakukan karena bagaimanapun memandang keatas atau kebawah akan menimbulkan konflik bathin yang berkepanjangan. Hiduplah untuk hari ini karena ini adalah hadiah yang patut disyukuri. Esok adalah masa depan dan kemarin adalah masa lalu.

Selamat atas kehidupan anda.

Komentar Dimatikan

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.